Mari kita duduk sejenak dengan tenang. Dengarkan suara hembusan napas kita.
Letakkan tangan kanan di dada dan rasakan jantung kita berdetak.
Setiap
hari kita menarik dan menghembuskan napas sekitar 25.000 kali.
Sebagaimana diketahui, udara yang dihirup manusia terdiri dari beragam
gas semisal oksigen dan nitrogen. Keduanya, berturut-turut 20% dan 79%
mengisi udara yang ada di sekitar manusia.
Sekitar 14.256 liter/hari
udara keluar masuk paru-paru kita, dimana 2880 liter oksigen dan 11.376
liter nitrogen.
Sementara biaya oksigen Rp25.000/liter dan biaya
nitrogen Rp9.950/liter.
Jika harus membayar, maka sehari kita butuh
biaya lebih dari 5 miliar/hari, dan lebih dari 60 miliar/tahun.
Tubuh
kita adalah anugerah Allah swt. yang luar biasa dan patut disyukuri.
Menulis apa yang ada di otak dan hatiku jika aku mau menulisnya. Jangan tanya aturan menulis dalam tulisanku, karena sekat dan batas tidak kulihat jelas saat jiwa, pikiran dan hatiku asyik bercinta dengan aksara. Tulisanku disini ku publish juga di www.kompasiana.com/sutrimanik
Senin, 29 September 2014
Minggu, 27 Juli 2014
Pengalaman sebagai guru yang paling berharga.
![]() |
| www.gfxnerds.com |
Sudah satu bulan lebih sejak keputusan yang kubuat pukul.03:00wib tanggal 18 Juni 2014. Banyak
hal terjadi begitu cepat, Tuhan menuntunku menuju arah perbaikan urusan jiwaku. Hubungan vertikal yang terus menerus kuperbaharui setelah belajar karena semakin
belajar semakin aku tahu dan sadar bahwa aku tak punya ilmu apa-apa, aku pandir.
Tentang perasaanku, masih sering terasa nyeri saat
tiba-tiba teringat perlakuan buruknya padaku yang segera kuimbangi dengan
mengingat 2 perlakuan baiknya. Hasilnya adalah cinta tanpa batas dari yang Kuasa yang begitu menenangkan hatiku. Kadang air mata turun tak terasa setiap kali ingat betapa
jahatnya dia tapi juga tak mungkin memungkiri kebaikannya. Aku tak berusaha
melupakan karena aku hanya mencoba menikmati pelajaran dari setiap perih ini.
Apakah aku masih cinta atau tidak, aku tak tahu jawabnya. Masih menginginkannya
atau tidak pun aku tak tahu karena kadang aku malah seringkali bersyukur bisa lepas darinya. Sekarang
aku menjadi lebih bebas berekspresi. Aku bisa memakai baju yang aku mau, yang
kedodoran dan tak kekinian tapi aku suka yang dulu tak boleh kupakai karena dia tak
suka. Secara dia itu sangat detail pada penampilan. Warna dan model pun harus
sesuai. Kami memang sangat berbeda untuk urusan selera yang satu ini.
Jujur aku hampi sudah tak merindukan kebersamaan kami dan sepertinya rasa sudah mulai menguap karena
sebetulnya rasa hambar sudah lama terasa jauh sebelum hubungan ini berakhir
ketika dia terus menerus berperilaku tak menyenangkan dan membuatku juga ikut
menjadi sama seperti dia. Dia tak mampu mendidikku pun dirinya sendiri.
Sesekali aku tahu kabarnya dari teman-teman yang lain tentang
dia dan perempuan barunya. Aku hanya tersenyum, itu pilihannya karena aku pun fokus pada pilihanku untuk melangkah pada tujuan hidupku pada-Nya. Aku lebih memilih sendiri hingga Dia mengirim seseorang dalam ikatan pernikahan untuk mengisi ruang hati jalani hidup ini nanti tapi sekarang aku benar-benar ingin menikmati kebebasan sendiri ini dan pacaran cukup sekali saja hehehe.
Aku menyadari bahwa selama ini dia mebebaskanku namun mengekang sedang aku mengekang namun membebaskannya, sepertinya kami benar-benar kontradiktif. Tapi yang sudah ya sudah, aku hanya sedang terus belajar memaafkan dan menerima dengan lapang dada semua yang terjadi. Sekarang ramadhan berakhir, esok sudah idul fitri. Entah apa aku sudah benar-benar mampu memaafkannya atau tidak, Allah-lah yang tahu persis apa yang kurasa. Tapi ini adalah pengalaman sebagai guru yang paling berharga.
Aku menyadari bahwa selama ini dia mebebaskanku namun mengekang sedang aku mengekang namun membebaskannya, sepertinya kami benar-benar kontradiktif. Tapi yang sudah ya sudah, aku hanya sedang terus belajar memaafkan dan menerima dengan lapang dada semua yang terjadi. Sekarang ramadhan berakhir, esok sudah idul fitri. Entah apa aku sudah benar-benar mampu memaafkannya atau tidak, Allah-lah yang tahu persis apa yang kurasa. Tapi ini adalah pengalaman sebagai guru yang paling berharga.
With love
Sutri Yaningsih Manik
Sabtu, 12 Juli 2014
Puisi Keluh Kesah Hidup by. Comic Sunda
aku
akan mere beja sama kamu
tentang
kesakitan hidup
dengan emosi yang mengental
tentang cinta dan luka
seperti gua yang menganga
dengan emosi yang mengental
tentang cinta dan luka
seperti gua yang menganga
kenapa
harus aku yang menjadi bahan olokan ?
sekalian saja jadi bahan bangunan
biar kamu bisa nguriak
aku mengeluh dengan hidup ini
aku selalu dicurigai
aku bertamu ke rumah orang
dibangsatkeun
aku ngetrekkan awewe di jalan
di copetkeun
aku ke indomaret
dituturkeun kasir
marukana urang rek maok
enya da emang enya beungeut urang mah beungeut siksaeun
sekalian saja jadi bahan bangunan
biar kamu bisa nguriak
aku mengeluh dengan hidup ini
aku selalu dicurigai
aku bertamu ke rumah orang
dibangsatkeun
aku ngetrekkan awewe di jalan
di copetkeun
aku ke indomaret
dituturkeun kasir
marukana urang rek maok
enya da emang enya beungeut urang mah beungeut siksaeun
aku
mengeluh dengan hidup ini
aku melamar kerja teu ditarima
pajarkeun urang tatoan
pliss
pliss deuleu beb
ini mah bukan tatto
ini mah balas bogo
hayang usaha sorangan
boga modal tujuh rebu lima ratus
rek usaha naon ???
Ternak Buyur ???
Terus mun buyurna geus jadi bangkong
dek dikumahakeun ?
maneh daek dahar bangkong ???
aku mengeluh dengan hidup ini
boga kabogoh goreng patut
keur mah goreng selingkuh jeung tukang rujak beubeuk !
Adil teu ???
aku melamar kerja teu ditarima
pajarkeun urang tatoan
pliss
pliss deuleu beb
ini mah bukan tatto
ini mah balas bogo
hayang usaha sorangan
boga modal tujuh rebu lima ratus
rek usaha naon ???
Ternak Buyur ???
Terus mun buyurna geus jadi bangkong
dek dikumahakeun ?
maneh daek dahar bangkong ???
aku mengeluh dengan hidup ini
boga kabogoh goreng patut
keur mah goreng selingkuh jeung tukang rujak beubeuk !
Adil teu ???
aku mengeluh dengan hidup ini
punya cinta tapi tak dicintai
ketika ada yang cinta aku
dia tak mau mengatakan
kalo cinta itu bilang
bukan diem ajah
bukan tanpa hare
bukan nuar tangkal
aku mengeluh dengan hidup ini
aku selalu disalahkan
gunung meletus salah aku
kamu putus salah aku
tukang batagor rodana tijengkal salah aku
megawati moro langlayangan salah aku
aku nelfon pun salah sambung
aku mengeluh dengan hidup ini
punya anjing diracun
punya kucing dipaok
punya gebetan ditikung
punya cinta diabaikan
punya rasa diacuhkan
aku demo ke gedung dpr
mencoba merebut hakku yang direbut oleh siluman spion kenca
aku ngaduruk ban ditengah jalan
balik - balik karek sadar
singhoreng
urang ngaduruk ban motor sorangan
jakarta - bandung kapaksa nyingkreuh
punya anjing diracun
punya kucing dipaok
punya gebetan ditikung
punya cinta diabaikan
punya rasa diacuhkan
aku demo ke gedung dpr
mencoba merebut hakku yang direbut oleh siluman spion kenca
aku ngaduruk ban ditengah jalan
balik - balik karek sadar
singhoreng
urang ngaduruk ban motor sorangan
jakarta - bandung kapaksa nyingkreuh
Ahh ... sudahlah
Pokoknya
Aku mengeluh dengan hidup ini ...
Sabtu, 05 Juli 2014
Capres yang baik memiliki pendukung yang baik.
Assalamualaikum Pak Prabowo,
Izinkan saya memulai tulisan ini dengan mengatakan
HAIIIIIIIIII!!!!
Tanpa mengurangi rasa hormat, saya
tidak akan terlalu formal gak apa-apa ya Pak. Tulisan ini gak ada maksud untuk
mengintimidasi atau menghujat kok hehehe. Hanya ingin menyampaikan apa yang
ingin saya sampaikan saja sekaligus sebagai ajang eksis.
Ngomong-ngomong Bapak pusing gak sih
Pak dengan kompetisi pencapresan saat ini? Karena banyak sekali pegguna social
media yang sepertinya sudah pusing dan jenuh dengan status atau komentar saling
serang antar pendukung. Tapi hanya antar pendukung kok Pak karena kalo urusan
serang menyerang antar tim sukses yang pernah saya lihat beberapa kali di media
elektronik dan cetak tidak akan saya bahas di tulisan ini. Saling serang
antar pendukung di social media biasanya terjadi karena beberapa pendukung
tidak terima jika capres dukungannya sedang direndahkan atau dijelek-jelekkan,
baik itu fitnah atau memang benar adanya.
Dengan jujur saya katakan bahwa saya
pernah melakukan itu hahaha. Saya mengupdate status yang kurang baik di
facebook lalu diserang pendukung lawan yang tak terima. Tapi yang diserang
sebetulnya bukanlah saya pribadi tapi justru menyerang saya dengan menghujat
Bapak selaku capres yang saya dukung. Untuk itu saya minta maaf, karena ulah
saya Bapak jadi dihujat oleh orang yang tidak Bapak kenal. Tapi saya janji gak
akan lagi-lagi kok Pak, kan saya sudah mengakui dan menyesali.
Akibat perbuatan saya itu, saya coba
membayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang Prabowo Subianto yang disebut
sebagai pelaku penculikan, pelanggar HAM, capres yang katanya berkoalisi dengan
cara bagi-bagi jabatan, katanya punya 2 kewargnegaraan, capres yang cawapresnya
adalah ayah dari pelaku tabrakan maut dan banyak hal lainnya yang saya dapat
dari sana sini. Belum lagi bapak juga diejek tukang kuda, jomblo dll.
Sebenernya banyak banget sih Pak
berita negatif tentang Bapak ketimbang berita positifnya hihihi. Mungkin Itu
resiko ya Pak kalau tidak jadi seseorang yang media darling. Herannya, apapun berita
negatif itu, saya kok masih yakin ya
untuk mendukung Bapak menuju RI 1???
Apa mungkin karena saya membayangkan
bagaimana rasanya menjadi Bapak kemudian saya melihat melalui beberapa media
bagaimana Bapak bersikap?
Pokoknya saya tetap yakin untuk mendukung
Bapak walaupun Bapak mungkin bukan capres paling baik di bumi pertiwi ini.
Urusan salah dan benar tentang Bapak biar jadi urusan Bapak dengan-Nya saja. Toh
kebenaran akan menemukan jalannya sendiri tanpa perlu Bapak berkoar.
Oh iya, saya juga agak bingung
dengan semua alasan yang dilontarkan tim yang satunya lagi yang mengatakan
Bapak begini begitu padahal Bapak kan pernah menjadi cawapres mereka di pemilu
2009 lalu dan mereka tidak mempermasalahkan apapun dari pribadi Bapak pada saat
itu. Tapi sekarang kok ya Bapak itu jadi semacam musuh besar mereka ya?
(Abaikan.)
Sekarang di socmed banyak sekali lho
Pak ajakan ini itu tentang dukungan terhadap capres, diantaranya:
1. Ajakan STOP menjelek-jelekkan capres
cawapres manapun karena salah satu diantaranya akan memimpin negeri ini
nantinya.
2. Ajakan STOP saling serang karena
bahkan jadi pendukung fanatik sekalipun tidak akan mendapat apresiasi dari
kedua capres
3. Ajakan
untuk santai saja di masa kampanye ini karena siapapun yang terpilih tetap
tidak akan mengubah nasib ekonomi pribadi kami selain diri kami sendiri.
Ketiga ajakan itu sebenarnya baik
dan mudah-mudahan akan sedikit mengurangi panasnya suasana persaingan antar
pendukung kedua capres, agar siapapun yang nanti menang, Indonesia tetap damai.
Karena itu saya mulai belajar menjadi pendukung yang baik. Dimulai dengan
berusaha untuk tidak menjatuhkan capres lainnya sekalipun itu dengan berita
yang benar (tapi suka gak tahan juga sih.), tidak terpancing emosi saat capres
dukungan saya dihujat, terakhir membantu Bapak dengan doa agar Tuhan yang membolak
balik hatilah yang menggerakkan hati seluruh rakyat Indonesia untuk memilih
pemimpin yang terbaik.
Hal ini saya lakukan karena saya
melihat sikap Bapak. Bapak saja yang bahkan kalau marah pun rasanya sangat wajar atas
semua tuduhan kok ya bisa santai. Lalu kenapa saya tidak? Capres yang baik akan
memiliki pendukung yang baik, itu aku hehehe. Saya mendukung Bapak dan tidak
meminta apresiasi apapun atas dukungan saya, namun bukan berarti saya gak punya
harapan atas kepemimpinan Bapak kelak jika terpilih.
Seandainya nanti Bapak jadi
presiden, Bapak tidak perlu memenuhi janji-janji Bapak dimasa kampanye ini
karena kami sudah terbiasa dengan pemimpin yang obral janji. Lagi pula kami
yakin Tuhan itu maha adil dan cepat perhitungan-Nya. Lagipula Bapak memang tidak akan serta merta
bisa mengubah nasib kami satu persatu jika nanti jadi presden. Karena hal itu
tergantung bagaimana usaha kami sendiri dalam meraih rezeki dari-Nya.
Saya hanya percaya bahwa pemimpin kami kelak
Insya Allah bisa membantu memberikan kemudahan dalam proses kami mengubah nasib
kami pribadi. Maka jika kelak Bapak Insya Allah terpilih, bolehkah bapak
mempertimbangkan beberapa keinginan saya?
Keinginan itu cukup banyak sih,
diantaranya:
1. Pembebasan biaya pendidikan wajib
belajar 12 tahun, baik itu biaya bangunan, SPP, pembelian Lembar Kerja Siswa,
pembelian seragam dari pihak sekolah.
2. Bisakah Bapak nanti menetapkan biaya
minimal dan maksimal untuk biaya kuliah yang diterapkan oleh pihak kampus baik
pada perguruan tinggi negeri maupun swasta?
3. Bisakah SISTEM OUTSOURCING
benr-benar musnah dari negeri ini seperti yang pernah Bapak utarakan?
4. Tolong sampaikan kepada
bawahan-bawahan Bapak agar mulai mempermudah proses administrasi rakyat dari
mulai tingkat kelurahan hingga ke tingkat teratas. Karena diminta menyuap oleh
oknum petugas juga sudah ada mulai dari lingkup terbawah kok Pak.
5. Bagaimana jika biaya berobat ataupun
rumah sakit mulai digratiskan untuk semua kalangan (ini mungkin agak
berlebihan.)
6. Bolehkah hukuman untuk koruptor
sedikit agak lebih membuat jera mereka?
7. Bagaimana jika rakyat miskin jangan
diberi Bantuan Langsung Tunai karena sungguh tidak tepat sasaran. Kenapa tidak
diberikan bantuan pinjaman dana usaha saja yang disalurkan perkelurahan dengan
segala macam kemudahan saat meminjam dan mengembalikan pinjaman yang tentunya
juga disertai dengan binaan dan pengawasan usaha.
8. Bisakah stok buku diperpustakaan
sekolah ditambah dan terus diperbaharui. Kemudian diadakan perpustakaan
perkelurahan untuk dinikmati masyarakat umum.
9. Tekan pengusaha swasta di negeri ini untuk memberikan upah minimum yang layak bagi karyawannya.
Itu dulu lah pak, sekedar usul tambahan, Bapak kan punya program-program memajukan desa. Nah untuk program-program
Bapak itu nanti, tolong jangan limpahkan pelaksanaan tugas itu langsung pada
kepala desa beserta stafnya. Usul saya, bagaimana jika Bapak merekrut orang
baru saja mulai dari lulusan SMA hingga S1 yang kemudian ditugaskan 5 sampai 8
orang perkelurahan atau desa. Setelah sebelumnya dibekali dengan ilmu dan
prosedur kerja melalui tahapan pelatihan tentunya. Kan lumayan pak sekaligus
mengurangi jumlah pengangguran juga.
Kenapa saya usulkan demikian, karena
ada beberapa oknum kepala desa yang kadang sering tidak bijak dan
menyelewengkan amanah hingga masyarakat tidak sepenuhnya menikmati
program-program cerdas pemerintah pusat.
Sebenarnya sih banyak yang ingin
saya sampaikan tapi nanti saja kita obrolkan jika ada kesempatan bertemu sambil
menikmati segelas kopi dan lapis legit, hehehe.
Wassalamualaikum Pak Prabowo, doa
kami beserta Bapak di bulan ramadhan penuh berkah ini, SEMANGATTTTT!!!!!!!!!
#PrabowoHatta
#SelamatkanIndonesia
#IndonesiaSatu
#PrabowoHatta
#SelamatkanIndonesia
#IndonesiaSatu
Sabtu, 28 Juni 2014
Sayangku
Hanya air mata
Dan sesal kurasa
Di depanku kau bercinta
Kau ingkari janjimu
Tuk setia bersamaku
Kini kau bunuh hatiku
Ku tak ingin dengar ratapanmu
Dan ku tak kan lagi menyentuhmu
Pergi dan jangan kembali
Ku ingin sendiri
Perjalanan panjang cinta kita
Sekejap kau hancurkan selamanya
Inikah takdir untukku
Dicintai tuk disakiti
Ku tahu kau masih sayang
Dan menyesali sgalanya
Ooh sayang maaf ku tak bisa
Jangan kembali
Ku ingin sendiri
Dicintai tuk disakiti
by: Ari
Cinta yang dulu ada mungkin sudah menguap atau memang sejak awal tak pernah ada cinta.
Kami yangmemilih untuk menjalani hingga selama ini. Kami punya andil yg sama untuk setiap salah dan benar.
Mungkin aku yg salah karena tulus mencintainya.
Hingga tak ada lagi tantangan untuknya.
Sayangku, maaf aku membuatmu mencintaiku untuk menyakitiku.
Aku terlalu hanyut dalam hayalan drama cinta yang indah. Aku lupa dunia nyata, dimana seseorang gak selamanya bisa bersikap manis sama aku dan memberikan perhatian yang tulus. Aku lupa bahwa terkadang beban hidup membuat cinta jadi gak begitu penting untuk seseorang.
Aku harus benar-benar sadar dan bangun dari tidur panjangku. Membuang jauh-jauh tentang hayalan cinta yang indah. Juga bayangan laki-laki gagah,manis dan perhatian tulus sepanjang waktu yang cuma ada di dalam dongeng.
Aku bersyukur pernah mengalaminya tapi harus sadar gak setiap saat bisa merasakannya.
Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk s'lalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh
Seberapa hebatkah kau untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk s'lalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang
Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar benar memahamiku
Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Diantara perih aku s'lalu menantimu
Mungkin kini kau t'lah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku s'lalu menunggumu disini
Bila saja kau berubah pikiran
Seberapa pantas
by SO7
Langganan:
Postingan (Atom)



